Skip to content

surat pembaca online

Suarakan Keluh Kesahmu lewat Surat pembaca

Tanggal 24 Mei 2012 saya mencoba transfer uang Rp. 3.000.000 via SMS banking BNI untuk tujuan sesama nasabah BNI. Seperti biasa, isi sms dengan format dan kirim ke 3346, konfirmasi data lalu masukkan pin, lalu send. Sms balasan dari 3346 masuk berisikan “Maaf transaksi tidak bisa diproses”. Ah, saya pikir seperti biasa mungkin error ini handphone saya atau saya salah masukkan nomer PIN. Saya coba lagi buat kedua kalinya, tapi tetep balasan kedua sama saja “Maaf transaksi tidak bisa diproses”. Karena perlu cepat mentransfer uang, kali ini saya coba mentransfer melalui internet banking BNI. Setelah masuk saya cek mutasi dan ternyata ada debit 2 kali dengan jumlah sama @ Rp.3.000.000 total Rp. 6.000.000. Saya hubungi 500046, lalu jawaban operator bahwa transaksi saya menurut sistem yang dia baca “terproses dan berhasil”.

Anehkan? Informasi via SMS yang diterima nasabah dengan informasi yang ada di sistem operator bisa berbedar. Saya coba bicarakan masalah ini dengan operator. Tetapi jawabannya tidak memuaskan harapan saya, mereka tidak bisa menjamin nasib uang saya dan untuk proses pengaduan ini buat BNI perlu waktu 8 hari kerja. Operator saat itu hanya menampung keluhan dan mencatatkannya tanpa ada action yang pasti seperti yang saya harapkan. Akhirnya saya berusaha sendiri menghubungi orang yang menerima kelebihan dari transferan uang saya. Alhamdulillah dia mau mengembalikannya. Tapi ternyata dalam prosenya, orang yang akan mengembalikan kelebihan uang yang dia terima juga mengalami masalah seperti yang saya alami. Saat itu saya kebetulan dikabari bahwa dia saat itu tidak bisa mentaransferkan uang yang diminta saya via sms banking BNI, karen dia mendapatkan informasi dari sms yang masuk dr 3346 berisi “Maaf transaksi tidak bisa diproses”, saya katakan “Stop, tunggu” saya akan cek rekening saya.

Saya cek via internet banking BNI, dan ternyata sudah masuk ke rekening saya. Saya jadi bingung kok bisa BNI “seceroboh” ini. Saya jd kurang percaya lagi jadinya, padahal untuk Proyek pekerjaan saya semuanya saya masukkan via rekening BNI. Dulu terpecah di dua Bank, tapi sudah saya ubah, jadi say pusatkan di BNI, begitu juga dengan rekan kerja dan pegawai saya di kantor smuanya saya minta buka rek. BNI. Dan kartu kredit BNI supaya transaksi keuangan mulai dari gaji sampai oprasional bisa lancar dan cepat. Sebelumnya saya jg mendapatkan masalah yg mirip sama. Waktu 2011 lalu, seperti biasa sy mendapatkan tagihan kartu kredit BNI, lalu saya bayarkan tagihan kartu kredit BNI saya seperti biasanya full bayar/lunas, via internet banking BNI.

Bulan depan saya kaget setelah saya cek ternyata ada debit 2 kali dgn jumlah yang sama pada rekening tabungan saya di BNI untuk pembayaran yang sama yaitu pelunasan tagihan kartu kredit BNI. Saya adukan masalah ini dengan mendatangi langsung Bank BNI yang terdekat. Dan meminta Customer Service pada waktu itu untuk menelepon sendiri, berbicara langsung dengan operator dan menyelesaikan masalah ini. Saat itu saya emosi jadi saya ceritakan secara lengkap saja kepada CS untuk disampaikan kepada operator.

Hasilnya saya harus membuat surat permohonan dll. Saya katakan “tidak” saya mau uang saya kembali tanpa syarat. Toh itu bukan salah saya, buang waktu saja menuhi syarat-syarat itu. Akhirnya pada waktu itu customer service dengan baik hati mau membantu saya melengkapi persyaratan yang diminta. Beberapa persyaratan selesai dan dikatakan operator saya harus membuat surat permohonan untuk meminta uang saya digantikan.

Saya tak mau mebuat surat itu, lama dan akhirnya saat itu operator menyetujui permintaan saya dan mengatakan cukup saja sudah. Data saya sudah lengkap dan akan segera diproses. Saya tunggu 1 bulan, 2 bulan. Sampai akhirnya berganti tahun. Belum juga masuk tergantikan. Saya datangi kembali CS yang dulu bantu saya untuk menghubungi kembali operator.

Singkat cerita ternyata operator kali ini meminta saya memenuhi syarat terakir yaitu surat permohonan tertulis. Karena selama ini ternyata belumlah lengkap. Padahal masalah itu dulu sudah lama jelas. Tapi sekarang muncul lagi CS yang bantu saya saat itu jg bingung.

Aneh bukan? Bisa berubah-ubah aturannya, katanya sudah cukup dan akan diporoses. Ternyata? Belum dan tidak diproses. Saat itu akhirnya saya penuhi kekurangannya dan langsung tutup kartu kredit BNI saya. Saya punya rekening juga di bank lain dan pernah beberapa kali kena masalah seperti ini. Gagal transaksi dan terdebit di rekening tabungan saya. Tapi beberapa detik kemudian ada pemberitahuan via sms banking yg berisikan “kredit” pada rekening saya, sebesar “debit” sebelumnya. Jadi tidak perlu menelepon operator dan apalagi sampai menunggu proses 8 hari kerja.

Tolong diperhatikan BNI dan diperbaiki pelayanannya! Terima kasih KOMPAS.com.

Wanda Zakaria
Cibaduyut Permai Jl. Plaosan F1
Bandung

sumber: http://www1.kompas.com/suratpembaca/read/32666

Tags: , ,

%d bloggers like this: