Skip to content

surat pembaca online

Suarakan Keluh Kesahmu lewat Surat pembaca

Belum juga komplain atas tagihan kartuHALO saya yang tidak wajar tuntas, saya dikagetkan dengan tagihan bulan April dari Telkomsel (TSEL). Ada satu item tagihan (item tagihan terakhir) yang sangat tidak wajar dan membuat saya makin mempertanyakan kualitas TSEL, yaitu percakapan dengan nomor tujuan 133. Per 1 April 2012 saya mendapat SMS dari TELKOMSEL berikut: “Pelanggan Yth, Kami informasikan bahwa mulai 1 April 2012, Nomor Layanan Call Center Telkomsel pelanggan kartu HALO berubah menjadi 133 dengan biaya akses gratis”. Per 2 April 2012 siang hari, seperti yang saya sampaikan dalam komplain tagihan data saya, saya mulai tidak dapat mengakses internet meskipun saya masih aktif terdaftar pelanggan Flash Unlimited.

Sore harinya saya langsung menelepon ke nomor 133 tersebut untuk menanyakan mengapa saya tidak dapat mengakses internet. Saat itu saya menunggu lama sekali (total 48 menit, dengan diselingi hampir tiap 10 menit CS memohon maaf dan minta kesabaran untuk menunggu) untuk sekedar mendapat konfirmasi bahwa kartu saya telah diblokir keluar (outgoing).

Saya minta CS mencatat komplain saya:

1. Lambatnya waktu yg dibutuhkan untuk sekedar mengkonfirmasi kartu saya sudah diblokir. Andai saya tidak benar-benar butuh informasi tersebut, tentu sudah saya tutup karena lama sekali.

2. Bagaimana mungkin saya diblokir padahal pihak TSEL yg meminta waktu untuk memverifikasi komplain saya atas tagihan yg tidak wajar dan sampai saat itu saya belum mendapat kofirmasi apa pun. Terlebih saya sudah dijanjikan tidak akan diblokir sampai ada konfirmasi tersebut. Nah yang membuat saya kaget (lagi) sekaligus yakin ada masalah dengan sistem TSEL adalah di tagihan bulan April saya malah muncul tagihan tidak wajar sebesar Rp 420.500 atas biaya percakapan ke nomor tujuan 133 selama 48 menit 15 detik.

Yang aneh adalah kolom Tujuan Percakapan adalah “USA/Canada”. Padahal jelas-jelas, seperti cuplikan sms dari TSEL di atas, nomor 133 itu adalah call center TSEL dan dinyatakan “biaya akses gratis”. Harap pihak TSEL bisa segera menindaklanjuti komplain ini dan komplain atas tagihan paket data saya sebelumnya.

Khairil Anwar
Jl. Delima V Gg. 8 No. 141 RT 016 RW 005, Kel. Malaka Sari, Kec. Duren Sawit
Jakarta Timur

sumber: http://www1.kompas.com/suratpembaca/read/31974

Tags: , , ,

%d bloggers like this: