Skip to content

surat pembaca online

Suarakan Keluh Kesahmu lewat Surat pembaca

Saya bekerja di perusahaan yang menggunakan service Telkomsel Kartu Halo. Kami membuka account sejak Agustus 2011. Sejak itu, kami selalu mendapatkan masalah terhadap berbagai macam service yang diberikan oleh Telkomsel:

1. Billing Tagihan selalu datang terlambat dan kadang tidak semua tagihan nomor diterima. Kami selalu membayar setiap bulan berdasarkan bill yang diterima. Karena nomor yang diterima hanya sebagian, makan pembayaran juga hanya ditujukan ke nomor-nomor yang billnya diterima. Namun, nomor-nomor yang belum terbayarkan selali diputus/blokir oleh Telkomsel tanpa pemberitahuan sedangkan penyebabnya bukan salah kami. Sebagai perusahaan, kami dapat banyak mendapat kerugian apabila tidak dapat berkomunikasi. Kami meminta solusi mendapatkan e-copy billing tiap bulan. Telkomsel pun menerima. Hanya saja, setiap bulan kami selalu mengingatkan ke Telkomsel untuk mengirimkannya. Pengiriman tagihan adalah tanggung jawab Telkomsel dan hak kami adalah untuk menerima dan mereview.

2. Overcharges Kami mendaftarkan 2 nomor iphone sejak awal pembukaan account untuk plan data yang termahal dari Telkomsel (400 ribu/bulan). Ini dilaksanakan agar biaya menggunakan internet/data melalui smartphone tersebut dapat terkontrol. Namun, Telkomsel baru mendaftarkan paket ini setelah 2 bulan service berjalan dan setelah kami melayangkan keberatan berkali-kali. Sampai sekarang masalah ini belum selesai meskipun kami telah menemu regional manager di Atrium Mulia Lt. 7 Jkt (initial BS). Beliau tidak dapat membuat decision meskipun kapasitas/title Manager. Overcharge yang lain adalah beberapa nomor telah dikenakan biaya data meskipun nomor2 tersebut belum diaktifkan. Nomor-nomor ini diaktifkan bulan November 2011, tetapi telah dicharge data 400 ribu/bulan plus Rp 45 ribu minimum penggunaan sejak September 2011. Melalui usage details pun Telkomsel telah melihat kesalahan ini, tetapi tidak diselesaikan juga.

3. Customer Service Terburuk Menghadapi masalah diatas, kami memiliki PIC (person in charge) yang telah ditunjuk Telkomsel. Untuk menghubungi PIC ini, kami memiliki pengalaman yang sangat tidak enak. PIC sangat sulit dihubungi dan juga Managernya tidak kompeten (BS). Akhirnya kami datang ke Grapari untuk membantu memecahkan masalah, sayangnya Grapari tidak dapat membantu kami karena account kami adalah perusahaan.

Akhirnya kami minta Grapari untuk menghubungi PIC dan Managernya untuk mengurus masalah2 ini karena email, telp, sms kami tidak ada yang diresponse oleh mereka. Grapari pun sangat setuju kalau menghubungi kantor dan HP mereka sangat sulit. Selalu tidak pernah dijawab, padahal saya yakin Telkomsel telah menyediakan mereka access telepon/email untuk berhubungan dengan customer. Kami diajak Grapari untuk menulis complaint. Pertama saya menolak karena surat itu kemungkinan besar tidak akan pergi kemana-mana.

Tapi setelah dijanjikan akan dapat membantu memecahkan masalah, maka saya tulis surat keberatan tersebut. Setelah sebulan tidak ada kelanjutan dari mereka, maka kami langsung datang ke Atrium Mulia untuk diskusi yang sampai saat inipun masalah masih belum terselesaikan. Kami hanya bisa berharap Telkomsel untuk memecahkan masalah ini atau kami terpaksa harus berpindah service ke provider lainnya. Sudah sangat banyak waktu dan tenaga habis digunakan untuk mengurusi masalah yang seharusnya kecil ini.

Suherman
Jl. Simpang Raya No.8b
Padalarang

sumber: http://www1.kompas.com/suratpembaca/read/32000

Tags: , ,

%d bloggers like this: